John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia dengan Gaji Fantastis
John Herdman akhirnya resmi diangkat sebagai pelatih baru Timnas Indonesia setelah Patrick Kluivert dipecat. Penunjukan ini menandai awal dari era baru dalam sejarah sepak bola Indonesia. Sebagai pelatih berusia 50 tahun asal Inggris, Herdman mendapatkan gaji yang sangat besar per bulan, dengan skema kontrak jangka panjang.
PSSI mengumumkan penunjukan Herdman pada Sabtu (3/1/2026), yang menjadi momen penting bagi pasukan Garuda. Setelah lama tidak memiliki pelatih sejak Oktober 2025, kini Timnas Indonesia memiliki nakhoda baru yang diharapkan mampu membawa prestasi lebih baik.
Kontrak dan Gaji John Herdman
Melalui laman resmi Kita Garuda, dijelaskan bahwa Herdman diikat dengan kontrak jangka panjang bermodel 2+2, yang berarti selama 2 tahun dengan opsi perpanjangan 2 tahun berikutnya. Selain memimpin Timnas Senior, ia juga akan menahkodai Timnas Indonesia U-23. Hal ini menunjukkan komitmen PSSI untuk membangun proyek berkelanjutan dalam sepak bola Tanah Air.
Terkait pendapatan, media asing seperti Waking The Red melaporkan bahwa gaji bulanan Herdman mencapai Rp 670 juta. Angka ini menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan PSSI untuk menunjuknya sebagai pelatih kepala.
Misi Piala Dunia 2030
Kedatangan Herdman merupakan langkah strategis untuk menatap kelolosan Piala Dunia 2030. Jika tidak ada halangan, ia diproyeksikan tetap menjadi nakhoda hingga turnamen tersebut digelar. Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, menyampaikan harapan agar program prestasi Timnas bisa ditingkatkan.
Selain itu, Herdman juga akan memimpin skuad Garuda Muda di ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Profil dan Rekor Dunia John Herdman
John Herdman adalah pelatih berlisensi Pro-UEFA yang telah memiliki pengalaman luas. Ia memulai kariernya dengan memimpin timnas Junior Selandia Baru pada 2003. Kemudian menjadi pelatih kepala Timnas Putri Kanada (2006–2011) sebelum pindah ke Timnas Putra Kanada pada 2018.
Sebelum ke Indonesia, Herdman sempat menukangi klub Toronto FC (2023–2024). Prestasi terbaiknya adalah menjadi satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA. Ia membawa Timnas Putri Kanada ke Piala Dunia 2007 dan 2011, serta mengantarkan Timnas Putra Kanada tampil di Piala Dunia Qatar 2022.
PR Besar John Herdman Jelang Debut Bersama Timnas Indonesia
John Herdman dipastikan akan menghadapi tantangan berat sebelum melatih Timnas Indonesia. Beberapa pemain utama seperti Thom Haye dan Shayne Pattynama akan absen karena sanksi dari FIFA. Keduanya mendapat larangan bermain selama empat laga dan denda masing-masing 5000 Franc Swiss atau sekitar Rp105,2 juta.
Kehilangan dua pemain tersebut menjadi masalah besar bagi Skuad Garuda, terutama di sektor lini tengah. Thom Haye sering menjadi penentu hasil dalam pertandingan, sementara Joey Pelupessy adalah satu-satunya pemain di lini tengah yang tersisa.
Krisis Lini Tengah dan Absennya Pemain Andalan
Sementara itu, Shayne Pattynama masih bisa digantikan oleh pemain seperti Calvin Verdonk, Dean James, atau Pratama Arhan di sektor bek kiri. Namun, masalah utama ada di lini tengah. John Herdman mungkin akan memilih formasi yang lebih pragmatis untuk mengatasi krisis ini.
Calvin Verdonk dan Nathan Tjoe-A-On bisa menjadi alternatif untuk mengisi posisi gelandang. Dengan rekam jejaknya sebagai pelatih, Herdman tidak ragu untuk menggunakan formasi berbeda jika diperlukan.