Langsung ke konten utama

Prediksi Adi Prayitno: Isu Ijazah Palsu Jokowi Terus Berlanjut di 2026

Prediksi Adi Prayitno: Isu Ijazah Palsu Jokowi Terus Berlanjut di 2026

Prediksi Adi Prayitno: Isu Ijazah Palsu Jokowi Akan Berlanjut Hingga 2026

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyatakan keyakinannya bahwa isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan terus menjadi perbincangan hingga tahun 2026. Menurutnya, kasus ini akan memasuki babak baru yang lebih serius, yaitu proses hukum.

Adi menegaskan bahwa ia sangat yakin bahwa isu ini tidak akan berhenti di tahun 2026. "Saya termasuk yang yakin 1000 persen bahwa isu soal ijazah itu akan terus berlanjut hingga di 2026," ujarnya dalam tayangan program 'Bola Liar' Kompas TV, Jumat (2/1/2026).

Menurut Adi, kasus ijazah Jokowi kini sudah memasuki tahap hukum. Hal ini terjadi karena adanya laporan dari pihak Jokowi ke Polda Metro Jaya. Dalam waktu beberapa bulan terakhir, kasus ini masih ramai diperdebatkan antara kubu Jokowi dan kubu Roy Suryo, Rismon Sianipar, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, serta para penuding ijazah Jokowi lainnya.

Kini, Roy Suryo, Rismon, dan Dokter Tifa telah berstatus tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu yang dilaporkan oleh Jokowi ke Polda Metro Jaya. Adi mengungkapkan bahwa saat ini hanya pihak berwajib yang bisa memutus mata rantai kekisruhan antara kedua belah pihak.

"Kalau sebelumnya klaim soal kebenaran antara kedua belah pihak itu kan tidak berkesudahan. Jadi argumen-argumen politik yang dibangun oleh Roy dan kawan-kawannya ataupun yang dibangun oleh pendukung Pak Jokowi dan kawan-kawannya itu tentu tidak akan berujung dan itu telah melahirkan satu tawuran opini politik yang tidak berkesudahan."

Adi menambahkan bahwa saat ini semua pihak sedang menantikan kapan Polda Metro Jaya akan menyerahkan pelimpahan berkas kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat Roy Suryo cs ke kejaksaan. Dengan demikian, proses hukum bisa dilanjutkan di pengadilan.

"Di akhirnya, yang akan memutuskan siapa pemenang dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi ini adalah pengadilan. Inilah yang pada akhirnya akan memutus. Suka tidak suka, pengadilan lah yang akan menjadi trigger, apakah pihaknya Roy atau pihaknya Pak Jokowi yang kemudian dinyatakan sebagai pemenang dan benar dalam konteks ini."

Ijazah Jokowi Sudah Ditunjukkan, Masalah Tidak Selesai

Prediksi terkait keberlanjutan kasus tudingan ijazah palsu Jokowi juga diungkapkan oleh Kuasa Hukum Jokowi Yakup Hasibuan. Ia sempat memprediksi bahwa masalah tidak akan selesai meski ijazah Jokowi ditunjukkan kepada Roy Suryo cs.

"(Ijazah Jokowi) Ditunjukkan pun tidak akan selesai. Itu yang dari awal kita selalu sampaikan," kata Yakup, dikutip dari tayangan YouTube tvOneNews, Senin (1/12/2025). Ia juga mengungkapkan bahwa pihak Roy Suryo dan kawan-kawannya tidak akan percaya meskipun ditunjukkan ijazah asli Jokowi dalam gelar perkara khusus.

Yakup Hasibuan mengatakan bahwa Roy Suryo cs akan tetap mencari-cari kelemahan dari ijazah tersebut. "Kami sudah menduga bahwa ini akan terjadi, karena sejak awal juga sebelum akhirnya Dirkrimum sebagai pimpinan gelar menentukan suatu kebijakan untuk menunjukkan, kami sudah tahu bahwa apapun yang dilakukan, sekaligus menunjukkan juga pasti akan dicari-cari lagi yang lain."

Dalam gelar perkara khusus pada Senin (15/12/2025), ijazah Jokowi ditunjukkan oleh Polda Metro Jaya kepada Roy Suryo cs. Meski begitu, mereka masih memperdebatkan keaslian ijazah tersebut. Salah satu tersangka, Rismon Sianipar, mengungkapkan beberapa kejanggalan yang ditemukan dalam ijazah tersebut.

"Pertama saya memprediksi apa itu, tebal kertas itu, kok rasanya ya karena cuma lewat mata, itu jauh lebih tebal ijazah SD saya." Rismon juga menyebutkan adanya cacat digital printing dan noda hitam di ijazah tersebut.

Meski ijazah Jokowi telah ditunjukkan, masalah ini belum berakhir. Proses hukum akan terus berlangsung, dan pengadilan akan menjadi tempat untuk menentukan kebenaran dari isu ijazah palsu ini.

Postingan populer dari blog ini

50 Soal Esai Bahasa Indonesia Kelas 2 Semester Baru dengan Kunci Jawaban

Soal dan Jawaban Esai Bahasa Indonesia Kelas 2 SD/MI Berikut ini adalah beberapa contoh soal esai dalam pelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa kelas 2 SD/MI. Soal-soal ini dirangkum sebagai bahan belajar agar siswa dapat memahami materi dengan lebih baik. Cermati setiap pertanyaan yang ada dan berikan jawabanmu sendiri. Adanya kunci jawaban akan membantu kamu dalam mengoreksi hasil belajar. Semakin banyak latihan soal, semakin besar pula pengetahuan yang kamu dapatkan. Pertanyaan dan Jawaban Apa yang dimaksud dengan kalimat? Jawab: Kalimat adalah kumpulan kata yang memiliki arti dan dapat dipahami. Sebutkan contoh kalimat sederhana! Jawab: Contoh: Ibu memasak nasi. Apa itu huruf kapital? Jawab: Huruf kapital adalah huruf besar yang digunakan pada awal kalimat atau nama diri. Berikan contoh penggunaan huruf kapital yang benar! Jawab: Ani pergi ke Sekolah. Apa yang dimaksud dengan tanda titik (.)? Jawab: Tanda titik digunakan pada akhir kalimat pernya...

Enam Weton Ini Selalu Dihiasi Rezeki, Berkah Datang dari Segala Penjuru, Menurut Primbon Jawa

Kehidupan sering kali terasa ringan ketika seseorang merasa selalu didampingi oleh keberuntungan yang datang dari berbagai arah. Setiap langkah yang diambil tampaknya diiringi oleh peluang dan kesempatan yang tidak pernah terduga. Hal ini bisa menjadi pemicu bagi seseorang untuk tetap percaya diri dan mengambil tindakan tanpa rasa takut akan konsekuensi. Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi perasaan seseorang tentang keberuntungan dalam hidup mereka. Bisa saja ini berasal dari lingkungan sekitar, dukungan dari orang-orang terdekat, atau bahkan dari cara seseorang melihat dunia. Ketika seseorang memiliki pandangan positif dan optimis, maka hal itu bisa membuka jalan bagi pengalaman-pengalaman baik yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Keberuntungan sering kali muncul saat seseorang siap menghadapi tantangan. Mereka yang tidak pernah menyerah dan terus berusaha, biasanya lebih mudah menemukan peluang yang tersembunyi. Kesiapan mental dan fisik menjadi kunci utama dalam me...

Ikan Buntal, Kerang, dan Bahaya Toksin Laut yang Terlupakan

Masyarakat Indonesia yang tinggal di sekitar laut sudah sangat akrab dengan makanan laut seperti ikan dan kerang sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Dari warung makan sederhana hingga restoran, hasil laut selalu menjadi pilihan utama karena dianggap segar, bergizi, dan sehat. Namun, di balik kepercayaan itu, ada fakta penting yang sering kali terlewat: tidak semua makanan laut aman untuk dikonsumsi, bahkan ketika terlihat segar dan dimasak dengan sempurna. Sebagai konsumen, kita cenderung berada dalam posisi pasif. Kita membeli ikan di pasar, memesan kerang di rumah makan, lalu percaya bahwa semuanya aman selama terlihat segar dan sudah matang. Namun, jarang sekali kita bertanya dari mana makanan itu berasal, bagaimana proses penyimpanannya, atau risiko kesehatan yang mungkin tersembunyi di dalamnya. Padahal, dalam konteks makanan laut, ketidaktahuan bisa menjadi faktor utama munculnya masalah kesehatan. Beberapa kasus keracunan seafood yang terjadi di berbagai daerah menunju...