
Gempa Bumi di Jawa Barat: Riwayat dan Informasi Terkini
Pada awal tahun 2026, wilayah Jawa Barat kembali mengalami sejumlah gempa bumi yang mengguncang beberapa daerah. Berikut adalah informasi terkini mengenai gempa-gempa yang terjadi di Bandung dan Subang.
Gempa di Bandung pada Tanggal 1 Januari 2026
Pada malam hari tanggal 1 Januari 2026, terjadi empat gempa bumi di wilayah Bandung. Gempa pertama terjadi pukul 18.37 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,8. Pusat gempa berada di laut, 97 km Selatan Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 21 km.
Selanjutnya, gempa kedua terjadi pukul 19.21 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,4. Pusat gempa berada di laut, 90 km Barat Daya Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 10 km.
Gempa ketiga terjadi pukul 19.24 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,2. Pusat gempa berada di laut, 89 km Selatan Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 33 km.
Terakhir, gempa keempat terjadi pukul 22.40 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,5. Pusat gempa berada di laut, 89 km Selatan Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 26 km.
Gempa di Bandung pada Tanggal 2 Januari 2026
Pada malam hari tanggal 2 Januari 2026, terjadi dua gempa bumi di wilayah Bandung. Gempa pertama terjadi pukul 18.38 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,1. Pusat gempa berada di laut, 97 km Barat Daya Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 28 km.
Gempa kedua terjadi pukul 23.32 WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,6. Pusat gempa berada di darat, 15 km Barat Daya Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 8 km.
Gempa di Subang pada Tanggal 3 Januari 2026
Pada dini hari tanggal 3 Januari 2026, terjadi gempa bumi di Subang. Gempa terjadi pukul 02.16 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,3. Pusat gempa berada di darat, 8 km Timur Kabupaten Subang, dengan kedalaman 319 km.
Gempa di Tasikmalaya pada Tanggal 30 Desember 2025
Sebelumnya, pada siang hari tanggal 30 Desember 2025, terjadi gempa bumi di Tasikmalaya. Gempa terjadi pukul 11.10 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,4. Pusat gempa berada di laut, 88 km Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya, dengan kedalaman 27 km.
Skala Gempa dan Tingkat Dampak
Berdasarkan skala MMI (Modified Mercalli Intensity), dampak gempa dapat diukur sebagai berikut:
- I MMI: Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.
- II MMI: Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan seperti lampu gantung bergoyang.
- III MMI: Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.
- IV MMI: Getaran terasa oleh orang banyak di dalam rumah, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang.
- V MMI: Getaran dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, barang-barang terpelanting.
- VI MMI: Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh.
- VII MMI: Semua orang di rumah keluar, kerusakan ringan pada bangunan.
- VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan kuat, keretakan pada bangunan kurang baik.
- IX MMI: Kerusakan pada bangunan kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus.
- X MMI: Bangunan dari kayu rusak, tanah terbelah rel melengkung.
- XI MMI: Bangunan sedikit yang masih berdiri, jembatan rusak.
- XII MMI: Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.
Tindakan Saat Gempa Terjadi
Berikut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan saat gempa terjadi:
-
Tetap tenang
Saat gempa terjadi, tetap tenang dan tarik napas dalam-dalam. Lihatlah keadaan sekitar dan carilah tempat aman untuk berlindung. -
Di dalam rumah
Jika sedang berada di dalam rumah, carilah meja sebagai tempat berlindung. Lindungi kepala dengan benda empuk seperti bantal atau helm. -
Di luar ruangan
Jika sedang berada di luar ruangan, segera menjauhi gedung dan tiang, lalu menuju daerah terbuka. Tetap tenang dan hindari tindakan yang tidak perlu. -
Di kerumunan
Jika sedang berada di kerumunan, ikuti arahan petugas penyelamat dan segera menuju tangga darurat. -
Di gunung atau dataran tinggi
Jika sedang berada di gunung, segera menuju daerah lapang dan hindari lereng yang berisiko longsor. -
Di laut
Jika gempa terjadi di bawah laut, segera bergerak ke dataran yang lebih tinggi karena bisa terjadi tsunami. -
Di dalam kendaraan
Jika sedang berkendara, pegang erat agar tidak terjatuh. Berhenti di tempat yang lapang dan tetap di sana.